Satuan Penjamin Mutu Internal

BANDUNG, unpas.ac.id — Universitas Pasundan (Unpas) melepas relawan mahasiswa sekaligus menyalurkan donasi peduli bencana untuk wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Pelepasan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Lantai 7 Gedung Rektorat Kampus II Unpas Tamansari, Jumat (23/1/2026).

Pelepasan relawan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, Alumni, Agama, dan Budaya (Belmawabud) Unpas Prof. Dr. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T., Kepala Biro Belmawabud Unpas Hj. R. Iin Martina, S.H., Ketua BEM KM Unpas Ridho Dawam Mulkillah, para Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta tiga mahasiswa relawan yang akan diberangkatkan.

Pelepasan Relawan Mahasiswa Unpas ke wilayah Bencana. (Foto: Rico B)
Mahasiswa Unpas yang akan ke lokasi bencana. (Foto: Rico B)

Adapun relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini diantaranya Roland Utama Saputra dari Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unpas, Rifqi Hadiansyah dari Program Studi Hubungan Internasional FISIP Unpas, dan Anbiya Putra Ramadhan dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Unpas.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan, Alumni, Agama, dan Budaya (Belmawabud) Unpas Prof. Dr. Cartono, S.Pd., M.Pd., M.T., Kepala Biro Belmawabud Unpas Hj. R. Iin Martina, S.H.

Wakil Rektor Belmawabud Unpas Prof. Dr. Cartono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas empati, kepedulian, serta sinergi lembaga kemahasiswaan dalam proses pengumpulan donasi dan berharap tim relawan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Semoga kegiatan ini menjadi refleksi dan renungan bagi kita semua. Terjadinya berbagai bencana sejatinya tidak terlepas dari ulah tangan manusia. Tugas utama manusia di muka bumi adalah memelihara tempat di mana kita berada,” ujarnya.

Relawan Mahasiswa Unpas
Pelepasan Relawan Mahasiswa Unpas ke wilayah bencana. (Foto: Rico B)

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas berdonasi, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas peran personal, kelembagaan, dan mahasiswa sebagai insan akademis yang memiliki pikiran kritis, termasuk dalam melihat bagaimana negara mengelola bangsanya.

Prof. Cartono juga berpesan kepada para relawan agar senantiasa berhati-hati dan menjunjung tinggi kolaborasi selama menjalankan tugas. “Ini adalah amanat, maka tunaikan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Pelepasan Relawan Mahasiswa Unpas ke wilayah Bencana. (Foto: Rico B)
Pelepasan Relawan Mahasiswa Unpas ke wilayah Bencana. (Foto: Rico B)

Sementara itu, Ketua Tim Relawan Roland Utama Saputra menjelaskan bahwa pengumpulan donasi dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Tim relawan dijadwalkan berangkat ke lokasi bencana pada Senin, 26 Januari 2026.

“Penyaluran donasi di antaranya untuk pembangunan mushola, pembangunan lima MCK darurat, serta pengadaan starlink. Selain itu, kami juga akan membantu sekolah darurat dan memberikan mental healing kepada anak-anak korban bencana,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Unpas berharap kehadiran mahasiswa relawan dapat memberikan manfaat nyata serta membantu pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak bencana. (Rani)